Kamis, 05 Juni 2008

Tentang Taman

Ketika mendengar kata taman, yang terpikir di benak kita pastilah suatu tempat yang indah,yang nyaman, tenang, dan bisa di gunakan untuk melakukan berbagai kegiatan bermanfaat, seperti olahraga. Namun yang kita lihat saat ini, keadaan taman di kota-kota besar di Indonesia belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Bahkan masih banyak taman yang keberadaannya seolah-olah hanya sebagi pelengkap, tidak ada yang memperhatikan, apalagi memanfaatkan.

Sebagai kelompok dengan tema berupa pengoptimalan taman kota, saya merasa bahwa taman seharusnya bisa menjadi tempat yang bermanfaat bagi masyarakat banyak, selain itu juga bisa digunakan sebagai penambah keindahan suatu kota. Taman tidak seharusnya menjadi tempat yang terbengkalai dan tak terawat. Dengan memperbaiki dan bila mungkin menambah fasilitas di taman,seperti fasilitas olahraga, tempat bemain, bahkan bila mungkin fasilitas hot spot bagi para penggemar dunia maya, taman seharusnya bisa menjadi tempat yang memiliki banyak manfaat. Tidak hanya sebagai tempat yang hanya dilewati begitu saja oleh masyarakat, tanpa melakukan apa-apa di taman. Dengan penambahan fasilitas-fasilitas tersebut di atas, di harapkan taman akan lebih menarik perhatian pengunjung-pengunjungnya. Pengujung-pengunjung taman akan lebih leluasa untuk melakukan kegiatan yang diinginkannya. Tidak hanya bisa bersantai, namun juga bisa berolahraga, bermain, bahkan berkelana ke dunia maya. Selain itu, diperlukan juga penataan yang baik, agar sebuah taman menjadi sebuah tempat yang tidak terkesan semrawut, sehingga akan tercipta suasana yang nyaman dan aman, serta enak dilihat.

Untuk itulah kita sebagai masyarakat juga harus ikut andil dalam upaya pengoptimalan taman kota, agar nantinya taman-taman kota bisa menjadi tempat yang bisa digunakan oleh semua orang dalam melakukan kegiatan yang akan dilakukannya di taman. Dan agar nantinya taman tidak hanya dipandang sebelah mata, serta semua kegiatan yag dilakukan di taman menjadi nyaman, tanpa ada gangguan yang berarti.

Pengalamanku Di Planologi

Terus terang saat pertama kali mendengar kata Planologi, saya masih belum tahu arti dari kata itu. Karena saat saya memilih jurusan saat SPMB dulu, namanya adalah teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, jadi saya belum mengetahui kalau jurusan Planologi adalah jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota. Baru pada saat pertama kali disambut oleh kakak-kakak angklatan atas, saya baru mendengar kata Planologi dan baru mengetahui bahwa itu artinya adalah Perencanaan Wilayah dan Kota. Saat pertama kali menginjakkan kaki di kampus Planologi, saya seperti orang asing yang tidak tahu sedang berada di mana dan tidak tahu apa yang akan dilakukan. Saya tidak mengetahui satu orang pun di Planologi, bahkan saya pun tidak tahu kalau ternyata ada teman satu SMA yang juga masuk jurusan Planologi ini. Saya baru tahu kalau ternyata ada teman satu SMA setelah beberapa waktu kemudian.

Pada awal pertama kali masuk, kakak-kakak pembimbing dari angkatan 2005 memberitahu kepada saya dan teman-teman mengenai apa itu Planologi, dan menunjukkan bagaimana keadaan kampus Planologi Universitas Diponegoro. Kemudian, selama saya kuliah di jurusan Planologi, banyak hal-hal baru yang saya temukan, misalnya LDO dan pelantikan menjadi anggota HMTP. Hal ini merupakan hal baru bagi saya, karena semasa SMA dulu, saya tidak pernah mengikuti kegiatan-kegiatan seperti itu. Selain itu, mahasiswa baru ternyata di suruh kompak, dan kami menaggapi hal itu dengan mencukur rambut hingga kami kelihatan kompak. Sebenarnya saya agak malu juga, karena saya belum pernah mencukur rambut hingga tinggal 1 cm. Namun, saya sebagai orang yang masih awam, aknirnya mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut, walaupun saya sebenarnya malas melakukannya. Saat LDO, kami diampu oleh kakak-kakak angkatan 2006. LDO ini, selain melatih kebersamaan, kekompakan dan juga rasa kesatuan, juga merupakan salah satu syarat agar kita bias mengikuti acara pelantikan menjadi anggota HMTP. Untuk itulah saya juga ikut dalam kegiatan LDO ini. Dalam menikuti LDO, kami di bagi dalam kelompok-kelompok kecil, yang anggotanya bercampur, tidak hanya bersala dari prodi yang sama saja. Hal ini lebih dimaksudkan agar terjadi kekompakan antar prodi. Saya sendiri tidak hanya ikut berkumpul dalam kelompok saya sendiri, tetapi kadang juga ikut ke kelompok lain, entah itu hanya ikut ngobrol, atau hanya melihat-lihat saja.

Selain LDO, syarat lain untuk dapat mengikuti pelantikan adalah harus mengikuti acara prosesi, di mana acara ini dimaksudkan agar saya dan teman-teman saya lebih mengenal kakak-kakak angkatan atas yang sudah terlebih dahulu menjadi mahasiswa Planologi, dan juga lebih dahulu menjadi anggota HMTP. Selama acara prosesi, saya dan teman-teman diperkenalkan kepada kakak-kakak angkatan atas, mulai dari 2006, 2005, 2004, 2003, 2002, 2001, bahkan 1999. saya sempat deg-degan juga saat kakak-kakak senior itu masuk ke dalam ruang prosesi. Selam acara prosesi berlangsung, kakak-kakak angkatan atas selain memperkenalkan nama-nama mereka, juga kadang-kadang melakukan hal-hal yang membuat jantung saya dag-dig-dug. Apalagi jika yang masuk ke ruang prosesi adalah kakak-kakak dari angkatan-angkatan atas yang istilahnya sudah tua sekali.

Dan saat kegiatan LDO dilakukan, yang dilaksankan pada hari sabtu dan minggu, ternyata acaranya cukup menyenangkan. Pagi-pagi kami olahraga, kemudian menuju ke gedung FMIPA, karena saat itu kampus Planologi sedang digunakan untuk kegiatan lain. Saat hari kedua, acaranya lebih seru, yakni acara outbound, dimana kami harus mencari jalan agar bisa mencapai finish. Dalam acara ini juga di berikan pertanyaan atau di suruh melakukan suatu kegiatan di setiap tempat pemberhentian, dan bila gagal, maka akan mendapat hukuman. Walaupun begitu, acara ini sangat meyenagkan sekali, karena benar-benar membuat saya bersatu dengan anggota kelompok yang lain. Dan salah satu acara di LDO ini yang membuat saya senang adalah saat saya dan teman-teman 1 angkatan 2007 maju berasama ke depan, dan menyanyi bersama. Saat-saat terakhir, saat acara penutupan, saat itu listrik padam, sehingga ruangan menjadi gelap, namun, hal ini tidak menyurutkan semangat kami semua. Dan acara LDOpun berakhir dengan menyenangkan.

Lalu, saat mendekati acara pelantikan, semua orang menjadi sibuk, termasuk saya. Terutama karena saya adalah ketua kelompok, yang harus bisa menjaga anggota-anggotanya. Saat itu juga saya dan teman-teman mendapat tugas untuk mencari tanda tangan kakak-kakak angkatan atas. Kadang-kadang saya sampai harus pulang larut, hanya untuk mencari tanda tangan. Namun, saya tetap bersemangat untuk mencari tanda tangan itu, mengingat saya adalah ketua yang seharusnya memberi contoh yang baik pada anggota-anggotanya. Selain itu kami juga mendapat tugas untuk survey, dan kelompok saya mendapat tempat di danau BSB.

Satu hari sebelum acara pelantikan, terjadi sedikit insiden kecil, namun saya tak terlalu mempedulikannya, bagi saya yang penting saya ikut dilantik bersama teman-teman yang lain. Dan saat pelantikan pun tiba, dari rumah, saya berangkat pukul setengah lima pagi. Saya dan yang lainnya berkumpul dulu di siwungu. Dan kami berjalan ke kampus dengan mantap dan rasa optimis untuk bisa melewati acara pelantikan tersebut. Saya sendiri terus terang deg-degan saat memulia perjalanan menuju kampus. Selama acara berlangsung, saya hanya berdoa dan terus berdoa agar acara tersebut sselesai hingga akhir, tanpa halangan sedikitpun. Hingga saat-saat terakhir, saat acara memasuki acara puncak, yaitu pengambilan keputusan apakah saya dan teman-teman dilantik, saya masih deg-degan dan terus berdoa. Pada akhirnya saya merasa sangat lega, karena saya telah menyelesaikan acara itu denagn selamat. Kamipun resmi menjadi anggota HMTP. Dan acarapun ditutup dengan acara tumpengan. Saya sangat bembira, perjuangan saya dan teman-teman selama ini tidak sia-sia.

Hingga akhirnya saya sadar, bahwa semua yang telah diberikan dan dilakukan senior, khususnya pada saya, dan teman-teman saya pada umumnya, akan bermanfaat suatu saat nanti.

Selasa, 13 November 2007

milan ku sayang

AC Milan
AC Milan adalah sebuah klub raksasa asal kota Milan,Italia. Klub ini berdiri sejak tahun 1899 seperti yang tertera pada lambangnya. Hingga saat ini klub yang bermarkas di stadion San Siro kota Milan ini tetap menjadi salah satu klub yang kuat, tidak hanya di daratan Italia tetapi juga di daratan Eropa. O iya stadion yang di gunakan oleh AC Milan ini juga digunakan oleh klub sekota yang juga merupakan rival abadi AC Milan yaitu Internzionale Milano.
Warna kebesaran dari klub ini adalah merah-hitam.
Associazione Calcio Milan (dipanggil AC Milan atau Milan saja) adalah sebuah klub sepak bola Italia yang berbasis di Milan. Mereka bermain dengan seragam bergaris merah-hitam dan celana hitam, sehingga dijuluki rossoneri ("merah-hitam"). Milan adalah tim tersukses kedua dalam sejarah persepak bolaan Italia, menjuarai Seri A 17 kali dan Piala Italia lima kali.
Klub ini didirikan pada tahun 1899 dengan nama Klub Kriket dan Sepak bola Milan (Milan Cricket and Football Club) oleh Alfred Edwards, seorang ekspatriat Inggris. Sebagai penghormatan terhadap asal-usulnya, Milan tetap menggunakan ejaan bahasa Inggris nama kotanya (Milan) daripada menggunakan ejaan bahasa Italia Milano.
nama San Siro. Stadion ini digunakan bersama dengan Internazionale ("Inter"), klub besar lain di Milan. Suporter AC Milan menggunakan "San Siro" untuk menyebut stadion itu karena dulunya Giuseppe Meazza merupakan seorang pemain bintang bagi Inter. Tetapi, di masa mendatang, ada wacana untuk memindahkan homebase Milan ke stadion baru, seperti yang diungkapkan wakil presiden Adriano Galliani pada tahun 2006.
Secara sejarah, AC Milan (dipanggil dengan "Milan" saja di Italia) didukung oleh kaum pekerja dan kelas buruh di Milan (umumnya merupakan para pendatang dari daerah Italia selatan), sementara Inter lebih didukung orang-orang kaya. Meskipun begitu, pada beberapa tahun terakhir, basis pendukung telah banyak berubah. Milan kini dimiliki oleh raja media dan mantan Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi, sementara Inter dimiliki pebisnis garis tengah-kiri, Massimo Moratti. Namun begitu, basis pendukung Milan mayoritas berhaluan politik sayap kiri, berseberangan dengan Inter yang didominasi oleh pendukung yang secara tradisional berhaluan sayap kanan. Grup pendukung (ultras) yang terkenal dari Milan adalah Fossa Dei Leoni yang beraliran ekstrim kiri, dan Brigate Rossoneri yang beraliran ekstrim kanan. Menyusul keributan dengan suporter Inter pada derby musim kompetisi 2005/2006, Fossa Dei Leoni membubarkan diri secara organisasi. Meskipun begitu, massa mereka masih setia mendukung Milan di tribun khusus bagian selatan stadion San Siro bersama kelompok lain, dengan sebutan Curva Sud
Masa kejayaan Milan di era sepakbola modern adalah pada awal dekade 90-an ketika merajai Liga Italia di bawah asuhan Arrigo Sacchi, dan diteruskan oleh Fabio Capello. Puncaknya, Milan merebut trofi Liga Champions pada tahun 1994 dengan mengalahkan Barcelona di final. Sepeninggal Capello (yang menyeberang ke Spanyol untuk melatih Real Madrid), Milan terus menurun dan baru bisa meraih gelar juara Liga Italia pada musim kompetisi 1998/1999 di bawah asuhan pelatih Alberto Zaccheroni. Karena surut gelar, Zaccheroni kemudian diganti oleh mantan pemain Milan, Carlo Ancelotti. Ancelotti membawa Milan meraih gelar juara Liga Champions pada musim 2002/2003 ketika mengalahkan Juventus lewat drama adu pinalti di Manchester, Inggris. Milan terakhir kali meraih gelar prestisus dengan merebut juara Liga Italia pada musim kompetisi 2003/2004 sekaligus menempatkan penyerang Andriy Shevchenko sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Italia.
Pemain terkenal
Demetrio Albertini
Jose Altafini
Carlo Ancelotti
Roberto Baggio
Franco Baresi
Oliver Bierhoff
Luther Blissett
Zvonimir Boban
Cafu
Alessandro Costacurta
Hernán Crespo
Renzo De Vecchi
Marcel Desailly
Paolo Di Canio
Roberto Donadoni
Jimmy Greaves
Gunnar Gren
Ruud Gullit
Kurt Hamrin
Filippo Inzaghi
Kaká
Gianluigi Lentini

Nils Liedholm
Cesare Maldini
Paolo Maldini
Alessandro Nesta
Gunnar Nordahl
Jean-Pierre Papin
Frank Rijkaard
Gianni Rivera
Rui Costa
Sandro Salvadore
Dejan Savicevic
Juan Alberto Schiaffino
Karl Heinz Schnellinger
Clarence Seedorf
Andriy Shevchenko
Angelo Sormani
Jaap Stam
Giovanni Trapattoni
Marco van Basten
George Weah
Ray Wilkins
[sunting] Prestasi


Franco Baresi merayakan keberhasilan Milan menjadi juara pada musim 1995/96.
Seri A: 17
1901, 1906, 1907, 1950-51, 1954-55, 1956-57, 1958-59, 1961-62, 1967-68, 1978-79, 1987-88, 1991-92, 1992-93, 1993-94, 1995-96, 1998-99, 2003-2004
Piala/Liga Champions: 7
1962-63, 1968-69, 1988-89, 1989-90, 1993-94, 2002-03, 2006-07
Piala Italia: 5
1966-67, 1971-72, 1972-73, 1976-77. 2002-03
Piala Super Italia: 5
1988, 1992, 1993, 1994, 2004
Piala Interkontinental: 3
1969, 1989, 1990
Piala Super Eropa: 5
1989, 1990, 1994, 2003, 2007
Piala Winners: 2
1967-68, 1972-73
Piala Latin (Piala yang paling penting bagi klub-klub Eropa pada tahun 40-an dan 50-an. Diselenggarakan sejak 1949 hingga 1957 antara juara-juara Perancis, Italia, Portugal dan Spanyol. Kejuaraan ini menghilang setelah dimulainya Piala Champions.)
1951, 1956
Piala Mitropa
1981/82
Babak Final
Piala/Liga Champions
1957/58, 1992/93, 1994/95, 2004/5, 2006/7
Piala Winners
1973/74
Piala Interkontinental
1963, 1993, 1994, 2003
Piala Super Eropa
1973, 1993
Piala Latin
1953
Piala Italia
1941/42, 1967/68, 1970/71, 1974/75, 1984/85, 1989/90, 1997/98
[sunting] Daftar Presiden AC Milan
1899-1909 Alfred Edwards
1909-1909 Giannino Camperio (regent)
1909-1928 Piero Pirelli
1928-1930 Luigi Ravasco
1930-1933 Mario Bernazzoli
1933-1935 Luigi Ravasco (komisi khusus)
1935-1936 Pietro Annoni
1936-1936 Annoni, Lorenzini dan Valdameri (majelis regent)
1936-1939 Emilio Colombo
1939-1940 Achille Invernizzi
1940-1944 Umberto Trabattoni (komisi khusus)
1944-1945 Toni Busini
1945-1954 Umberto Trabattoni
1954-1963 Andrea Rizzoli
1963-1965 Felice Riva

1965-1966 Federico Sordillo (regent)
1966-1967 Luigi Carraro
1967-1971 Franco Carraro
1971-1972 Federico Sordillo
1972-1975 Albino Buticchi
1975-1976 Bruno Pardi
1976-1977 Vittorio Duina
1977-1980 Felice Colombo
1980-1982 Gaetano Morazzoni
1982-1986 Giuseppe Farina
1986-1986 Rosario Lo Verde
1986-2004 Silvio Berlusconi
2004-2006 lowong (pelaksana harian diserahkan kepada wakil presiden Adriano Galliani)
2006-kini Silvio Berlusconi

my life

Hai....................hai..............
Sebelum membaca blog ini pertama-tama perkenankanlah saya untuk memperkenalkan diri.Nama saya adalah Hendrawan Prasetyo,seorang mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro.
Saya tinggal di Mranggen, sebuah kota kecil yang sangat ramai dan indah tapi panas nda.
Saya lahir di Demak sekitar 18 tahun yang lalu. Tepatnya pada tanggal 5 September 1989
Saya mengawali dunia pendidikan saya di TK Dharmarini 2 Mranggen.
Kemudian selama enam tahun bersekolah di SD Mranggen 2 lalu saya bosan dan melanjutkan sekolah di SMP N 2 Semarang. Setelah tiga tahun di sana saya melanjutkan sekolah di SMA N 3 Semarang. Dan sekarang seperti yang sudah di tulis diatas saya adalah seorang mahasiswa PWK UNDIP. Oh ya alamat saya di Jalan Tegalrejo IV/15.
Cukup sekian perkenalan dari saya apabila ada kata-kata yang salah saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas perhatian dan kesdiaan saudara untuk membaca blog saya, saya ucapkan terima kasih.
Tetap sehat tetap semangat supaya tetap bisa membaca blog saya..........
Poko’e mak blog..............
C U....